Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Kepulauan Karimunjawa, Paduan Wisata Bahari dan Pegunungan


PEMUDA MARITIM - Jawa Tengah tidak hanya kaya destinasi wisata darat atau pegunungan. Di Kabupaten Jepara, tepatnya sebelah utara perairan Laut Jawa, ada gugusan kepulauan yang memiliki eksotisme wisata bahari yang mempesona.

Itulah Kepulauan Karimunjawa. Destinasi yang memadukan wisata bahari dan darat yang siap memanjakan wisatawan. Menuju Pulau Karimunjawa sangatlah mudah. Dari Semarang perjalanan darat 2 jam menuju dermaga Jepara.

Ada dua jadwal keberangkatan. Kapal  Fery Siginjai dengan jarak tempuh sekitar 4 jam atau kapal Bahari Express untuk perjalanan lebih cepat 2 jam. Bagi yang tak mau susah bisa menggunakan jasa agen wisata. Ikut paket tour wisata baik bahari maupun darat. Sudah lengkap dengan  akomodasi dan fasilitas penginapan. Biaya paket antara Rp 700 ribu sampai jutaan tergantung yang dipilih.

Bagi jiwa petualang (backpacker) bisa datang langsung saja dengan kendaraan sendiri. Setelah sampai dermaga Karimunjawa biasanya banyak ditawari penginapan mulai dari hotel berbintang sampai home stay. Harganya antara Rp.100 ribu – Rp.700 ribu/malam.

Tapi yang mau naik pesawat sekarang ada Susi Air dari Semarang maupun Surabaya menuju bandara Dewandaru Karimunjawa. Tarifnya sekitar Rp 400 an ribu (Karimunjawa-Surabaya PP), jarak tempuh 2 jam. Atau Rp 200 an ribu (Semarang-Karimunjawa PP), jarak tempuh 30 menit.

Tujuan utama di Karimunjawa adalah wisata bahari dengan berkeliling pulau-pulau kecil. Ada sebanyak 33 pulau tersebar di kepulauan Karimunjawa. Menggunakan perahu, pertama akan dibawa ke pulau Menjangan Besar dengan kolam penangkaran ikan hiu yang jinak dan bisa diajak berenang. Untuk spot snorkeling biasanya ada di pulau Gosong, Menjangan Kecil, Tanjung Gelam, dan Cemara Kecil. Dengan pemandangan terumbu karang dan ikan laut yang cantik dan mempesona.

Jika cukup waktu, mintalah kepada biro wisata untuk bisa mampir di beberapa pulau kecil yang tak berpenghuni untuk sekedar eksplorasi dan santai. Bisa juga dibuat acara makan bersama dengan konsep barbeque (BBQ).

Menjelang sore, tujuan akhir biasanya menyambangi pantai Tanjung Gelam. Disini wisatawan bisa menikamati pemandangan sunset yang cantik sembari menikmati pasir putih dan menikmati kelapa muda.

Puas dengan wisata bahari, wisata darat juga tak kalah menarik. Ada Ecopark hutan mangrove. Letaknya tidak jauh dari dermaga kapal utama. Jaraknya hanya sekitar 2 Km dan bisa ditempuh dengan sepeda motor atau berjalan kaki. Harga tiketnya dipatok Rp 5000. Harga tiketnya sangat terjangkau.

Di sini ada hutan mangrove seluas 10,5 km persegi yang sangat rimbun. Cantiknya bunga mangrove ditambah dengan gerombolan ikan kecil yang menari-nari di sepanjang bibir pantai menambah serunya perjalanan traveler di hutan mangrove.

Ingin menikmati ketinggian pulau? Datangi Bukit Love.  Disini akan terlihat hamparan laut hijau yang eksotis. Dijamin wisatawan tak bosan. Akan betah berlama-lama karena ada beberapa destinasi untuk berfoto ria seperti tugu Karimunjawa, sangkar burung raksasa, dan aneka taman.

Tempat lain yang cukup tinggi ada juga di Bukit Joko Tuo. Disini terdapat kerangka ikan paus raksasa yang sengaja dipajang sebagai penghormatan kepada ikan-ikan di laut. Destinasi lainnya Bukit Sunan Nyamplungan, yang sangat sakral bagi warga setempat. Atau lebih ke daratan bisa menyambangi taman kupu-kupu.

Malam harinya bisa sejenak berjalan-jalan menyusuri alun-alun Karimunjawa sembari menikmati aneka hidangan makanan laut. Dijamin ikan dan hasil laut disini masih segar dan nikmat.

Karimunjawa kini sudah memiliki akses yang lebih baik. Jalanan perkampungan yang sudah diaspal dan kebutuhan akan listrik pun kini bisa dinikmati setiap saat. PLN sudah menambah daya gardu listrik kapasitas besar. Selain itu akses udara juga sudah ada dengan bandara Dewandaru yang bisa didarati pesawat jenis ATR baik via Semarang, Jakarta, atau Surabaya.

Menpar Arief Yahya memasukkan Karimunjawa sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Selain Karimunjawa, juga Borobudur, Dieng, dan Sangiran.


Sumber: liputan1.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply