Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Kanpel Batam Temukan Life Raft Tidak Sesuai Perizinan dan Kapasitas Daya Angkut


PEMUDA MARITIM – Dalam rangka menerapkan keselamatan pelayaran, Kantor Pelabuhan (Kanpel) Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kapal di pelabuhan domestik Sekupang, Batam. Pengecekan berdasarkan arahan Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut agar konsisten dengan komitmen tidak ada kompromi untuk penegakan aturan keselamatan pelayaran.

"Kanpel tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran aturan keselamatan, hasil evaluasi sidak ini akan menjadi catatan kami, Kami akan meminta pertanggung jawaban pihak operator kapal untuk segera memenuhi kelengkapan keselamatan pelayaran," tegas Kepala Kanpel Batam, Bambang Gunawan didampingi Kasi Keselamatan Kapal, Capt Oka HP kepada wartawan di Terminal Domestik Pelabuhan Sekupang Batam, Rabu (5/7).

Pada sidak di dermaga B terhadap MV Miko Natalia 89 dan MV Batam Jet 2 tersebut, pihak Kanpel Batam menemukan beberapa pelanggaran antara lain pengadaan Life Raft yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Seperti kondisi tidak sesuai perizinan, dan tidak sesuai kapasitas daya angkut. Padahal penumpang memiliki hak, demi mendapatkan jaminan keselamatan.

"Saya sayang dan sangat peduli kepada seluruh penumpang, karenanya saya turun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan peralatan keselamatan di kapal. Saya pun manusia sama dengan penumpang kapal yang punya satu nyawa, untuk itu penumpang harus bersabar demi keselamatan kita bersama," imbuh Bambang.

Life Raft adalah rakit atau perahu yang dirancang dan dimodifikasi khusus untuk digunakan sebagai perlengkapan keselamatan awak kapal pada saat terjadi kecelakaan atau pada saat kondisi darurat di laut. Life raft bentuknya menyerupai tabung tetapi jika ditarik (digunakan) dan diapungkan di air maka life raft akan berubah menjadi rakit atau perahu karet yang lengkap dengan perlengkapan keselamatannya.




Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply