Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Sosialisasi Keamanan Maritim, Bakamla RI Safari ke Kantor Media


PEMUDA MARITIM – Ketika negara-negara maju berbondong-bondong menampilkan kekuatan di Perairan Indonesia, Bakamla RI hadir berdasarkan UU 32/2014 dan Perpres 178/2014, yang dapat diartikan sebagai satuan operasional untuk melakukan tindakan pengamanan di laut, mencegah dan menindak pelanggaran di laut tanpa mengenal zona laut.

Hal itu disampaikan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. pada saat melakukan kunjungan ke Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), di Gedung RRI, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).

Kunjungan ke RRI ini merupakan salah satu dari rangkaian kunjungan yang dilakukan Bakamla RI ke berbagai media. Selain untuk bersilaturahmi, Bakamla RI berupaya untuk selalu bersinergi dengan berbagai pihak dan stakeholder terkait untuk menunjang tupoksi terkait pengamanan perairan Indonesia, salah satunya yaitu media.

Kedatangan Kepala Bakamla RI beserta rombongan diterima dan disambut baik oleh Dirut LPP RRI M. Rohanuddin. Menurutnya, hal ini dapat menjadi sinergi yang bagus antara Bakamla RI dengan RRI, sebagai dua sisi yang berbeda namun harus bertemu.

Sebagai lembaga penyiaran publik yang memiliki keberpihakan pada negara dengan sistem multikultur, RRI mengudara pada 220 stasiun relay dan 92 stasiun di seluruh Indonesia di mana hampir 25 persen berada di perbatasan. Hal ini sejalan dengan tugas pengamanan oleh Bakamla RI untuk pengamanan laut perbatasan.

Selain itu, RRI sebagai safety belt information, lanjutnya, jangan sampai budaya-budaya masyarakat dari negara yang berdekatan menguasai budaya masyarakat Indonesia.

Dalam pertemuan ini, RRI memberi peluang kepada Bakamla RI untuk aktif bersuara, khususnya yang sifatnya pencerahan kepada masyarakat tentang Bakamla RI dan keamanan perairan Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bakamla RI juga menyampaikan tentang keberadaan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) yang tersebar di seluruh Indonesia, dermaga dan Kantor Zona, sehingga dapat bersinergi dengan RRI dalam memberikan penerangan yang memiliki makna kepada publik.

Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan berikutnya di Kantor Pos Kota, Jalan Gajah Mada 98-100, Jakarta Pusat, rombongan Bakamla RI diterima oleh Direktur Utama PT Media Antarkota Jaya Dimas Azisoko Harmoko. Selain itu hadir pula Pemimpin  Redaksi Pos Kota/poskotanews.com H. Toto Irianto, penasihat ahli Pos Kota, H.Sofyan Lubis, Wakil Pemimpin Umum, H. Joko Lestari, Wakil Pemimpin Redaksi, Hj. Irdawati, Sekretaris Redaksi, Sutiyo serta H. Saiful Rahim dan H. Kamsul Hasan.

Perbincangan diawali dengan perkenalan, sekaligus memberikan gambaran umum tentang tupoksi masing-masing. Perbincangan semakin menarik ketika banyak pertanyaan yang diajukan kepada Kepala Bakamla RI tentang peran dan fungsi Bakamla RI dalam pengamanan laut dan perairan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bakamla RI menyampaikan bahwa dalam melaksanakan tugasnya, Bakamla RI mengedepankan sinergi dengan berbagai instansi terkait untuk masalah pengamanan laut. Termasuk upaya pemberantasan narkoba dan penyelundupan, sebagai bagian dari concern Bakamla RI sejak dibentuknya pada tahun 2014 melalui Perpres 178/2014.

Para pejabat Bakamla RI yang ikut serta mendampingi Kepala Bakamla RI dalam safari media tersebut antara lain Sestama Laksda Agus Setiadji, S.AP., Plt. Deputi Inhuker Sandi S.H., M.H., Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, Direktur  Latihan Laksma TNI Muspin Santoso, Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M., dan Kepala Inspektorat Brigjen Pol Drs. Muchlis A.S., M.H.





Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply