Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Wisata Bahari Perahu di Bendung Gerak Diminati Wisatawan


PEMUDA MARITIM – Wisata bahari perahu yang ada di Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, menjadi alternatif wisata menarik selama liburan Lebaran tahun ini. Wisata bahari perahu ini letaknya dekat dengan kawasan wisata agro kebun belimbing dan jembatan bendung gerak.

Wisatawan bisa naik perahu tradisional yang disediakan oleh penduduk setempat di kawasan bendung gerak. Mereka pun bisa menjelajahi Sungai Bengawan Solo dan menikmati panorama di sepanjang aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.

Salah satu wisatawan, Yara, 34, asal Cepu, mengaku wisata bahari perahu yang ada di bendung gerak sangat menarik dan menyenangkan. Setelah menikmati dan mencicipi buah belimbing di kawasan agrowisata kebun belimbing, ia lalu menikmati keindahan bendung gerak serta menjelajahi sungai dengan naik perahu kayu.

"Wisata bahari ini menjadi tambahan wisata di daerah Kalitidu. Setelah ke kebun blimbing harus mencoba wisata bahari perahu ini," ungkapnya, Jumat (30/06).

Sementara itu, Yadi (40) pengelola wisata bahari perahu, mengatakan saat ini pengunjung wisata bahari perahu memang ada peningkatan sejak liburan Lebaran. Pihak pengelola, kata dia, menyediakan perahu yang dilengkapi dengan fasilitas pengamanan agar pengunjung bisa menikmati naik perahu dengan aman dan nyaman.

"Untuk tiket diberi banderol Rp 10.000 per orang. Namun untuk anak - anak gratis,” ujarnya.

Yadi menambahkan untuk perjalanan wisata bahari, pengunjung dapat menikmati perjalanan di atas air sepanjang 2 kilometer atau selama 12 menit. Dalam perjalanan pengunjung bisa melihat kebun belimbing dan jembatan bendung gerak dari atas air.

Masih menurut Yadi, pengunjung yang datang rata-rata dari berbagai daerah yakni mulai Lampung, Blora, Lamongan dan Bojonegoro. Mereka kebanyakan para pemudik yang pulang ke kampung halaman dan menjajal objek wisata di Bojonegoro.



Sumber: beritabojonegoro.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply