Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Menggali Potensi Pelabuhan Bengkulu menuju Full Operation pada 2020


PEMUDA MARITIM – Potensi alam Bengkulu yang kaya membutuhkan infrastruktur terintegrasi agar tercipta iklim ekonomi sehat dan menyejahterakan rakyat, tak terkecuali Pelabuhan Pulau Bai Bengkulu yang dahulu kota pelabuhan tua Bencoolen, kota pendudukan dan perdagangan oleh Inggris di abad ke-18 dan 19.

Menjawab tantangan, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, Elvyn G Masassya memiliki atensi besar bagi pengembangan pelabuhan Pulau Bai Bengkulu. Targetnya program (Full Operation) dapat terwujud di tahun 2020, diantaranya Terminal Curah Kering, Terminal Curah Cair, Terminal Petikemas, Terminal Kendaraan, Power Plant, dan Kawasan Industri.

Menurut Elvyn, IPC Cabang Bengkulu telah melakukan kesepakatan (MoU) dengan satu konsorsium yakni PT Trans Rentang Nusantara dalam rangka membangun Kereta logistik dari kota Padang ke pelabuhan Pulau Bai Bengkulu, mengangkut Batu Bara, CPO, dan Petikemas.

"Diharapkan potensi cargo kereta logistik mampu memberi kontribusi signifikan bagi pelabuhan Bengkulu," terangnya kepada Maritimnews di Pontianak, Sabtu (19/8).

Sedangkan potensi lahan milik IPC cabang Bengkulu seluas 1.200 hektar, sebagian dari lahan tersebut direncanakan akan dibangun Kawasan Industri sebagai infrastruktur penopang pelabuhan Pulau Bai Bengkulu. Kawasan tersebut menawarkan solusi pembangunan industri yang komprehensif dan bermanfaat bagi semua jenis perusahaan.

"Saya memberikan atensi yang besar bagi pelabuhan Pulau Bai Bengkulu, diharapkan dua tahun kedepan semua program bisa terwujud. Untuk itu kami percayakan semua penanganannya kepada manajemen cabang Bengkulu yang berkoordinasi dengan kantor pusat, tanpa harus membentuk satuan kerja," pungkas Elvyn.





Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply