Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Indonesian Youth Marine Debris Summit: Aksi Pemuda dalam Perangi Isu Sampah Laut


PEMUDA MARITIM – Indonesian Youth Marine Debris Summit (IYMDS) akan menjadi pertemuan istimewa yang diselenggarakan selama lima hari mulai dari tanggal 24 hingga 29 Oktober 2017 mendatang. Pertemuan ini diadakan untuk mengumpulkan 70 calon pemimpin dari berbagai penjuru nusantara berusia antara 18-25 tahun untuk diberikan pemahaman dan pengayaan secara mendalam mengenai sampah laut.

Pertemuan ini diinisiasi oleh Divers Clean Action sebagai bentuk perhatian terhadap masalah sampah laut. Dengan berat sampah mencapai 1,3 juta ton per tahun, Indonesia berpotensi menjadi negara terbesar ke-2 yang berkontribusi pada puing sampah plastik di laut dunia, sementara dari 1.024 komunitas yang terdata oleh Indonesia Bebas Sampah 2020 sebagai kolabolator yang berfokus pada sampah, hanya kurang dari sepuluh yang konsisten bergerak dan beraksi terkait permasalahan sampah langsung di daerah pantai dan pulau-pulau kecil.

Pertemuan ini akan menjadi sebuah kesempatan emas bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi positif terhadap keselamatan laut Indonesia. Founder Divers Clean Action Swietenia Puspa Lestari menjelaskan bahwa pertemuan ini adalah momentum yang tepat dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda.

"Selain untuk menggaungkan dan memberi perubahan yang besar terhadap masalah sampah laut, pertemuan ini adalah momentum yang tepat dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda."

Sejarah Indonesia membuktikan generasi muda selalu memegang peranan penting dalam memperbaiki keputusan terkait politik, sosial, dan ekonomi. Project Officer IYMDS Gene Adhiyasa mengungkapkan bahwa generasi muda harus mengambil tindakan yang cepat dan menjadi pionir perubahan di isu lingkungan. "Atas dasar ini, kami percaya bahwa generasi muda harus mengambil tindakan yang cepat dan menjadi pionir perubahan di isu lingkungan, khususnya sampah laut," ungkapnya.

Pendaftaran untuk menjadi peserta IYMDS telah resmi ditutup pada Senin (18/9) pukul 00:00 WIB. Jumlah pendaftar dari berbagai penjuru nusantara mencapai lebih dari 1.600. Sebanyak 70 peserta yang berhasil melewati seleksi akan dipertemukan dengan para ahli serta praktisi solusi terkait permasalahan sampah laut agar dapat diduplikasi di berbagai pesisir khususnya pulau-pulau kecil asal daerah peserta yang belum memiliki sistem dan fasilitas persampahan.

Selain itu, para peserta akan diberikan materi mengenai project management dan social media engagement agar aksi yang dilakukan setelah acara dapat bersifat masif dan berkelanjutan.

Agenda penting yang akan menjadi rangkaian adalah workshop, field trip, dan action plan. Workshop akan diadakan selama empat hari mencakup serangkaian aktivitas, diskusi, dan seminar interaktif. Field trip termasuk diving dan snorkeling akan dilakukan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu agar dapat membantu peserta mendapatkan gambaran bagaimana sampah laut bisa mempengaruhi kehidupan. Seluruh peserta akan dibagi ke dalam 14 kelompok yang secara geografi domisilinya berdekatan untuk merancang dan mengimplementasikan action plan.

"Action plan akan dilakukan selama satu tahun. Selama rentang waktu tersebut, diharapkan ada solusi nyata dalam memecahkan masalah sampah laut di berbagai pesisir, khususnya pulau-pulau kecil," kata Founder Divers Clean Action yang sekaligus menjadi Ketua Steering Committee IYMDS.

IYMDS bukan hanya sekedar program yang berlangsung selama lima hari, namun lebih daripada itu. Peserta harus mempunyai komitmen penuh sampai pelaksanaan action plan yang akan membantu peserta dalam memaksimalkan potensi kepemimpinan, sudut pandang, dan jaringan dengan peserta lain.

Dalam mengimplementasikan action plan, setiap kelompok peserta akan dibekali pendanaan yang diusahakan secara mandiri yang setelah mencapai nominal tertentu akan dilipatgandakan oleh panitia. Setiap action plan dimonitor oleh mentor yang membimbing kelompok dari awal pertemuan.

Kelompok dengan action plan terbaik mempunyai kesempatan untuk menjadi perwakilan Indonesia dalam Our Ocean Conference, sebuah konferensi bergengsi tingkat internasional milik U.S. Department of State yang mempunyai fokus pada marine protected areas, sustainable fisheries, marine pollution, dan climate-related impacts on the ocean di Bali, 2018 mendatang.

Media informasi mengenai IYMDS dapat dilihat lebih lengkap melalui laman www.iymds.com, sedangkan media sosial yang dapat diakses adalah Facebook Page Indonesian Youth Marine Debris Summit, Instagram @iymds2017, Twitter @IYMDS, dan juga YouTube IYMDS.

IYMDS akan menjadi parameter terobosan baru sebagai bukti kepada dunia bahwa Indonesia tidak diam dalam menghadapi masalah sampah laut sebagai tantangan lingkungan. Program ini adalah beasiswa penuh dan tidak dipungut biaya; seluruh akomodasi dan transportasi peserta dari dan menuju Jakarta juga Kepulauan Seribu akan ditanggung.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply