Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Blue Economy is The Way To Be Smart Enterpreneur

Dokumentasi Seminar Blue Economy oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMAIKA)


PEMUDA MARITIM – Seminar bertemakan “Blue Economy” diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMAIKA), Universitas Padjadjaran. Seminar tersebut diselenggarakan pada 16 September 2017, di Bale Santika kampus Unpad Jatinangor. Adapun pembicara dalam seminar tersebut yaitu Sekretaris Ditjen Pengelolaan Ruang Laut, Ir. Agus Dermawan, M.Si dan Deputi Direktur SDGs Center Unpad, Dr.Zuzy Anna, S.Si., M.Si.

Indonesia sebagai Negara dengan luas perairan 2/3 dari luas wilayahnya memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Hal ini menjadi peluang besar bagi Indonesia dalam mengimplementasikan Blue Economy dalam memanfaatkan sumber daya perairan untuk dijadikan usaha. Adapun usaha yang dapat dilakukan seperti pariwisata, pengolahan hasil sumberdaya alami laut, penangkapan, dan lain-lain.

“Jumlah pulau di Indonesia 17.504 pulau, MSY perikanan tangkap 12.451 ton, migas 70% di laut, cadangan minyak bumi 9,1 milyar di laut,” jelas Pak Agus dalam presentasinya.

Jumlah pulau yang tidak sedikit tersebut dapat dijadikan sumber usaha kelautan dan perikanan apabila dikelola dengan baik, dengan asas berkelanjutan. Pengelolaan sumber daya perairan dengan baik juga menjadi langkah untuk ketercapaian tujuan ke-14 dari Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini juga menjadi tantangan bagi Indonesia untuk mewujudkan tujuan-tujuan dari SDGs.
Menjadi negara kaya, Indonesia berpeluang besar dalam mengimplementasikan Blue Economy, tapi juga dapat menjadi “momok” bagi negara. Banyaknya sumber daya yang ada menjadi PR bagi Negara serta rakyat Indonesia untuk menjaga dan memanfaatkannya seoptimal mungkin demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Indonesia. Namun, belum optimalnya usaha yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat Indonesia sendiri membuat beberapa sumber daya perairan di Indonesia terancam hilang, seperti pulau-pulau terluar yang terancam hilang karena abrasi.

Banyak yang dapat berperan dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya perairan Indonesia. Mahasiswa dengan pikiran kritis dan inovatifnya akan sangat berperan dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya perairan. Seperti yang Pak Agus tuturkan setelah salah satu mahasiswa ilmu kelautan bertanya tentang peran mahasiswa dalam pemanfaatan sumber daya laut.

“Salah satu program di KKP bernama Adopsi Pulau Terluar yang bekerja sama dengan perguruan tinggi. Setiap perguruaan tinggi akan bertanggungjawab untuk satu pulau kecil terluar. Sehingga mahasiswa dapat berpartisipasi dalam program pengabdian di pulau kecil terluar tersebut.”

(Ulfa/PM)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply