Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Dermaga Terbatas dan Crane Diperbaiki, Kapal Antre Berhari-hari


PEMUDA MARITIM – Terminal Petikemas Makassar (TPM) milik PT Pelabuhan Indonesia IV sebagai terminal tersibuk di kawasan Indonesia Timur sedang menghadapi antrean kapal domestik. Sebabnya, fasilitas dermaga yang terbatas serta crane sering rusak atau sedang perawatan rutin.

TPM malah terancam kongesti, kapal terpaksa harus antrean berhari-hari agar dapat pelayanan sandar guna melakukan bongkar muat petikemas domestik. Sedikitnya ada 16 kapal petikemas antar pulau terpaksa antri menunggu pelayanan sandar.

General Manager TPM, Yosef Beni Rohi ketika di konfirmasi mengakui adanya antrian kapal di Terminal kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut, namun hanya ketika sekitar 14 kapal datang bersamaan.

"Kapal sebanyak itu tidak seluruhnya bisa sandar karena ada keterbatasan panjang dermaga sehingga perlu antre," tuturnya.

Yosef menjelaskan fasilitas di TPM memiliki dan mengoperasikan container crane sebanyak 7 unit dengan panjang dermaga 850 meter dengan kapasitas kapal yang sandar rata-rata hanya maksimal 4 kapal.

Fasilitas dermaga yang terbatas, diperparah dengan kondisi 2 (dual) unit crane yang dalam perbaikan rutin tahunan (general overhoul) karena sudah waktunya dilakukan perawatan.

Selain kondisi dermaga dan crane juga terdapat delay kapal, beberapa kapal menunggu muatan yang mengakibatkan kapal berikutnya mau tak mau jadi menunggu sandar.

Yosef berharap agar kondisi antrean kapal tidak terulang dikemudian hari, maka pihaknya mendorong perusahaan pelayaran untuk melakukan windows system.

"Melalui windows sistem, jelas ada kepastian tambatan dan kesiapan rencana alat yang lebih baik," pungkasnya.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply