Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Di TPM, Antrean Kapal Terus Berlangsung


PEMUDA MARITIM – Pelayanan bongkar muat di Terminal Petikemas Makassar (TPM) justru semakin memprihatinkan. Berdasarkan sumber dari perusahaan pelayaran, terdapat sedikitnya 19 kapal petikemas reguler kebutuhan pokok terpaksa harus antre menunggu pelayanan sandar untuk bongkar muat di dermaga terminal kebanggaan PT Pelabuhan Indonesia IV tersebut.

Ke-19 kapal petikemas yakni Tanto Berkat, Tanto Harmoni, Tanto Senang, Bony Star, Meratus Mamiri, Bali Kuta, SITC Surabaya, Marina star, Segara Mas, Spring Mas, Luzon, Sendang Mas, Spil Nirmala, Meratus Mariangau, Meratus Ambon, Akasia, Meratus Malino, Tanto Siap, dan Tanto Terang.

General Manager TPK Makassar Yosef Beni Rohi, ketika dikonfirmasi wartawan, menjelaskan, bahwa posisi kapal hingga pukul 17.00 WITA, Selasa (10/10), yakni kapal Luzon dan Star 1 masih menunggu tambatan menggantikan SICT Surabaya dan Sindang Mas.

Yosef meminta dipastikan dulu apakah sudah ada floating dari Otoritas Pelabuhan untuk penyandaran kapal. "Kapal itu masih penyampaian sementara dan belum ada penetapan dari Otoritas Pelabuhan," ujarnya.

Namun hal itu dibantah oleh kalangan perusahaan pelayaran di Jakarta dan Surabaya yang menyebutkan, bahwa gambar antrean kapal dibuat dan sudah di- floating oleh Otoritas Pelabuhan Makassar. "Setiap hari ada di monitor kantor Otoritas Pelabuhan Makassar," tandas seorang direksi perusahaan pelayaran.

Ditempat terpisah, Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Farid Padang menyarankan sebaiknya dicek kembali ke TPK Makassar sebab pekan lalu sudah diperintahkan agar ada jaminan kesiapan alat minimal 90%. "Bahkan setelah mendapat laporan antrean kapal, saya perintahkan agar melihat layar monitor," ujarnya.

Menurut Farid, Pelindo IV sebagai BUP (Badan Usaha Pelabuhan) tidak mungkin berbohong. "Jadi diharapkan setelah penerapan berthing windows system akan ada kepastian pelayanan di Pelabuhan Makassar," pungkasnya.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply