Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » Indonesia Clean Up Day, PERHIMATEKMI Bersih-Bersih Pesisir Jawa Tengah


PEMUDA MARITIM – Semarang (8/10), PERHIMATEKMI (Perhimpunan Mahasiswa Teknologi Maritim Se-Indonesia) bersama dengan komunitas-komunitas yang ada di Jawa Tengah, mengadakan kegiatan Bersih Pantai di Pesisir Tambak Lorok.



Kegiatan ini dilaksanakan mulai minggu pagi (08/10), Tambak Lorok merupakan sebuah perkampungan nelayan dikota Semarang yang terbilang sebagai kawasan padat penduduk. Kedepan lokasi ini akan menjadi Kampung Wisata Bahari sesuai intruksi Presiden Joko Widodo yang disampaiakan pada bulan november 2014 silam.

ICUD (Indonesia Clean Up Day) sendiri di adakan serentak di seluruh Indonesia, diselenggarakan di Pesisir Tambak Lorok Semarang sebagai upaya menumbuhkan semangat gotong royong dalam hal menjaga kebersihan serta berbenah diri guna menyongsong hadirnya Kampung Bahari.

Ketua Umum PERHIMATEKMI, Arif Racham menyampaikan, hari ini berbagai komunitas  serta warga sekitar bergotongroyong membersihkan sampah-sampah yang ada di sekitar Tambak Lorok.

"Acara ini di prakarsai oleh pemuda-pemuda yang ada di Semarang, tidak kurang dari 27 komunitas atau kelembagaan pemuda yang turut andil."Jelas Arif



Kegiatan Bersih-bersih Pesisir

Acara ini diawali dengan berkumpulnya para peserta pada  pukul 06.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan senam pagi, lalu dilanjutkan dengan kegiatan bersih - bersih dan susur sampah diwilayah Pesisir Tambak Lorok.

"Selain kegiatan bersih dan susur sampah, kegiatan lainnya adalah Medical Check Up bagi warga sekitar."Terang Arif

Lanjut Arif, Antusiasme dari para pemuda dan komunitas diharapkan mampu menular kepada masyarakat desa pesisir, bahwa sangat penting untuk menjaga kebersihan disekitar rumah, apalagi melihat lokasi dari rumah warga yang amat dekat dengan laut, menyebabkan sampah yang menumpuk menjadi permasalahan polusi bagi ikan-ikan dan biota laut yang ada di perairan Jawa".


"Selain itu dengan menjaga kebersihan, bisa mencegah terjadinya banjir dan masalah penyakit lainnya yang ditimbulkan akibat sampah." Tegas Arif


Di akhir kegiatan, 26 Komunitas di Jawa Tengah dan PERHIMATEKMI yang ikut melaksanakan kegiatan, mengadakan deklarasi kebersihan dengan penanda tanganan bersama di Kolom Spanduk yang telah dipersiapkan sebagai bentuk bahwa kita peduli akan kebersihan desa pesisir. Goals dari acara ini sendiri adalah menuju World Clean Up Day 2018, yaitu kegiatan yang serupa diadakan serentak di seluruh dunia.



Lanjut Arif, Di sela-sela akhir kegiatan ICUD, PERHIMATEKMI juga sempat melakukan survey dan wawancara kepada nelayan disekitar untuk menanyakan persoalan-persoalan mengenai kegiatan penangkapan ikan, kondisi sosial masyarakat nelayan dan mengenai isu pelarangan beberapa alat tangkap oleh pemerintah yang tempo lalu sempat di permasalahkan oleh nelayan. 



"Hal ini nantinya akan menjadi salah suatu bentuk kajian penting bagi PERHIMATEKMI dalam waktu dekat, tentang bagaimana menangani soal isu pelarangan beberapa alat tangkap seperti cantrang, dan apa solusi yang bisa kita kaji bersama dalam segi teknologi yang lebih efisien serta ramah lingkungan namun tidak memberatkan baik dari segi biaya maupun hasil tangkap ikan bagi para nelayan-nelayan kecil kedepannya."Tegas Arif

(WH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply