Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Kota Mataram Didorong Bangun Wisata Konservasi Penyu


PEMUDA MARITIM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Barat mendorong Pemerintah Kota Mataram mengembangkan kawasan wisata konservasi penyu dalam rangka meningkatkan angka kunjungan wisatawan.

Kepala Humas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB Ivan Juhanda, di Mataram, Kamis (24/8/2017), mengatakan pengembangan kawasan wisata konservasi penyu tersebut bisa dilakukan secara bersinergi dengan pengelola hotel.

Para pengelola hotel bisa mengarahkan tamunya untuk melihat proses penangkaran dan melepasliarkan anak penyu ke perairan laut. Kemudian mereka memberikan donasi untuk keberlanjutan proses penangkaran penyu.

"Jadi masyarakat di kawasan pesisir bisa mengambil manfaat berupa jasa lingkungan dari aktivitas ekowisata berbasis konservasi penyu," katanya kepada Kepala Dinas Perikanan Kota Mataram Hj Baiq Sujihartini pada acara pelepasan 80 ekor anak penyu di pantai Mapak Indah.

Saat ini, kata dia, Kota Mataram memiliki kawasan penangkaran penyu, yakni di pantai Mapak Indah. Warga melakukan penangkaran secara sukarela demi menjaga habitat salah satu fauna laut tersebut.

"Hari ini kami melepas 80 ekor anak penyu hasil penangkaran H Mahendra Irawan, pemerhati penyu di kawasan pantai itu," ujarnya.

Kawasan wisata konservasi penyu, lanjut Ivan, juga bisa menjadi sarana edukasi, tidak hanya bagi anak-anak usia dini dan pelajar. Tapi bisa juga menjadi tempat penelitian bagi mahasiswa Indonesia maupun luar negeri.

Dengan berkembangnya kawasan wisata konservasi penyu, tentu akan berdampak terhadap ekonomi warga di kawasan pesisir. Tidak hanya dari jasa lingkungan, tapi dari aktivitas perdagangan dan transportasi juga.

"Kawasan wisata konservasi penyu juga menjadi salah satu solusi mengatasi perburuan dan perdagangan telur penyu oleh masyarakat," ucapnya pula.

Koordinator Balai Pengelolaan Sumber Daya Perikanan dan Laut (BPSPL) Denpasar Wilayah Kerja NTB Barmawi, juga mendukung pengembangan kawasan wisata konservasi penyu di Kota Mataram, sebagai salah satu paket wisata.



Sumber: bali.bisnis.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply