Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Labuhan Jukung, Wisata Bahari Lampung Barat Favorit Peselancar


PEMUDA MARITIM – Kawasan wisata bahari di Provinsi Lampung terutama di wilayah pesisir Barat Lampung memiliki beragam daya tarik bagi pecinta kegiatan petualangan. Beberapa destinasi wisata di pesisir Barat Lampung yang masih dikenal diantaranya Teluk Kiluan di Kabupaten Tanggamus dengan atraksi lumba lumba, pantai Tanjung Setia di Kabupaten Pesisir Barat dengan keindahan ombaknya, serta salah satu destinasi favorit yang bisa dikunjungi lainnya yakni Pantai Labuhan Jukung Kabupaten Lampung Barat. Wisata bahari yang ditawarkan diantaranya pantai pasir putih yang terhampar luas, deburan ombak yang bisa dimanfaatkan untuk selancar, wisata kuliner olahan ikan laut, menu menu minuman ala pesisir serta beragam souvenir menarik yang ditawarkan warga.

Salah satu keistimewaan pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia ini diantaranya, musim musim tertentu bisa dimanfaatkan warga untuk menikmati senja, atau menikmati pagi hari saat surut air laut sehingga wisatawan bisa menikmati pasir putih yang terhampar. Hamparan pasir putih yang pada saat surut terendah bisa mencapai 20 meter dimanfaatkan wisatawan untuk menikmati bermain pasir dan melakukan olahraga hobi petualangan dengan kendaraan bermotor jenis trail atau kendaraan jenis ATV, bersepeda menyusuri pantai, atau sekedar mengabadikan momen saat matahari terbenam di ufuk Barat di Samudera Hindia.

Saat musim pasang tertinggi dengan ombak yang rata rata setinggi 2 hingga 3 meter sering dimanfaatkan turis asing pecinta olahraga selancar. Selain Tanjung Setia yang dimanfaatkan wisatawan mancanegara untuk berselancar. Salah satu penikmat olahraga selancar yang rela datang jauh jauh dari negaranya yakni, Pedro, wisatawan asal Spanyol yang datang bersama keempat rekannya. Ia mengaku selesai menikmati selancar di pantai Tanjung Setia selanjutnya berniat menguji adrenalin di pantai Labuhan Jukung.

"Pantai ini memang sudah terkenal di internet dan saya memiliki waktu dua minggu liburan di Indonesia, senang bisa berselancar di pantai ini yang selama ini tempat selancar hanya di Bali ternyata di Lampung juga sangat bagus," ungkapnya.

Ia mengakui salah satu daya tarik di tempat wisata di Lampung tersebut diantaranya keramahtamahan warga lokal, sajian kuliner yang menarik diantaranya ia bisa menikmati sajian sate ikan blue marlin atau dikenal dengan sate ikan tuhuk. Selain itu lokasi yang masih relatif sepi belum seramai Bali membuatnya betah berada di pantai tersebut. Namun akibat keterbatasan izin kunjungan, ia mengaku segera akan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dan selanjutnya terbang kembali ke negaranya setelah waktu liburan di Indonesia berakhir.

Selain wisatawan mancanegara, pantai Labuhan Jukung yang oleh pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata bahari, beberapa wisatawan lokal banyak menghabiskan akhir pekan di pantai ini. Penataan pantai dilakukan oleh pemerintah dengan membangun ikon berbentuk giant letter (tulisan besar) Labuhan Jukung yang banyak digunakan para pengunjung untuk berfoto sebagai tanda pernah berada di pantai tersebut. Selain itu fasilitas penginapan bernuansa tradisional dan modern mulai bermunculan sebagai akomodasi bagi para wisatawan.

Lokasi yang berada di Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah bisa ditempuh dari ibukota Kabupaten Lampung Barat dengan jarak tempuh 32 kilometer.Selain bisa menikmati kegiatan selancar, bagi yang hanya ingin menikmati suasana pantai masih bisa melakukan aktifitas bersepeda dan menggunakan kendaraan All Terain Vehicle (ATV) yang bisa dilakukan di lokasi tersebut. Bagi pecinta wisata bahari penghobi fotografi, suasana senja di pantai Labuhan Jukung pun tak bisa dilewatkan dengan mengabadikan momen terbenamnya matahari menggunakan kamera SLR atau kamera seluler.

Salah satu warga yang rela membawa kendaraan ATV untuk menikmati suasana pantai Labuhan Jukung diantaranya, Johan, ia mengaku bersama rekan rekannya yang sebagian membawa kendaraan motor trail mencoba menikmati sensasi petualangan di pantai. Sebab selain di pantai ia berniat menikmati wisata pegunungan di Lampung Barat yang menjadi surga bagi para pecinta motor trail.

"Banyak kawan yang suka dengan pantai Labuhan Jukung selain menjadi tempat untuk wisata juga bisa menjadi medan untuk menjajal kemampuan olahraga motor trail dan ATV," ungkapnya.

Ia bersama rekan rekannya bahkan bisa menyusuri pantai yang berpasir luas tersebut ddengan jarak beberapa kilometer dan dilanjutkan dengan menyusuri sungai sungai dangkal. Baginya Labuhan Jukung merupakan destinasi wisata wajib jika menikmati liburan di Lampung Barat. Suasana yang bersahabat dari penduduk lokal dan beberapa fasilitas yang ditawarkan membuatnya ingin kembali ke tempat tersebut saat liburan.

Kondisi menggeliatnya wisata bahari di Pantai Labuhan Jukung, selain menawarkan keindahan bagi wisatawan mancanegara dan domestik, juga memberi nilai positif bagi warga secara ekonomi. Sebagian masyarakat bahkan membuat rumah singgah (home stay) atau rumah rumah yang disewakan kepada wisatawan sebab di lokasi tersebut belum ditemukan hotel bertaraf internasional meski wisatawan asing sudah sering berkunjung.

"Saya menyediakan sebanyak enam kamar untuk disewakan dengan rata rata sebanyak dua tempat tidur lengkap dengan fasilitas kamar mandi dan juga fasilitas lain," ujar Andi salah satu pemilik homestay.

Ia mengaku melakukan kunjungan ke beberapa tempat wisata di Bali dan Lombok untuk mengetahui bagaimana pengelolaan wisata serta penyediaan sarana bagi wisatawan lokal dan luar negeri. Bermodalkan keinginan memajukan wisata di daerahnya ia mulai membuat homestay dengan harapan wisatawan lokal dan mancanegara betah dan ingin kembali. Ia bahkan menyediakan sebanyak 20 unit alat selancar yang didatangkan dari Bali setelah melihat peluang pantai Labuhan Jukung digunakan sebagai tempat olahraga selancar.

"Salah satu kendala di sini memang masih terbatasnya fasilitas namun ke depan pastinya akan semakin dibenahi dan kita juga tawarkan melalui sarana dunia maya agar lebih dikenal," ungkapnya.

Kunjungan ke Pantai Labuhan Jukung menurutnya setiap akhir pekan rata rata dikunjungi ratusan orang, sementara pada libur panjang bisa lebih dari ratusan orang. Oleh warga tingginya minat kunjungan wisata ke Pantai Labuhan Jukung dilakukan dengan menjual minuman buah kelapa muda, menyediakan jasa ojek, jasa penginapan serta menjual berbagai jenis makanan lain khas pesisir pantai. Selain itu beberapa pelatih olahraga selancar mulai menjadi sebuah mata pencaharian baru dengan melakukan jasa pelatihan selancar di pantai tersebut.



Sumber: cendananews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply