Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Angkut 131 Personel Marinir, KRI Teluk Lampung 540 Siap Dukung Latihan Raksa Yudha


PEMUDA MARITIM – KRI Teluk Lampung 540 mendukung pasukan marinir yang akan melaksanakan latihan Raksa Yudha 17. Kapal perang jenis Frosch ini berlabuh di Pelabuhan Pontianak, Rabu (22/11) dengan membawa Pasukan Marinir dari Pasmar 2 sebanyak 131 personel yang dipimpin Mayor (Mar) Pahala M. Suhari.

KRI Teluk Lampung 540 yang dikomandani Letkol Laut (P) Anis Latif, MTr (Hanla) ini tiba di Pelabuhan Pontianak diterima langsung Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak Kolonel Laut (P) Joko Sumitro beserta jajarannya.

KRI Teluk Lampung 540 adalah Kapal Perang jenis Landing Ship Tank (LST) Type Frosch, yang bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL dan juga sebagai kapal pengangkut personel, logistik dan materiil ke pulau-pulau perbatasan dan daerah-daerah rawan di wilayah Indonesia. KRI ini dibuat di galangan VEB Penee Werft Wolgast, Jerman Timur, pada tahun 1979 dan saat ini merupakan salah satu unsur Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) yang berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya.

KRI Teluk Lampung 540 memiliki berat 1.900 ton. Dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter. Ditenagai oleh dua mesin diesel dengan 2 shaft yang menghasilkan 12.000 bhp yang sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 18 knot.

KRI Teluk Lampung bukan termasuk armada tempur maupun pemukul melainkan sebagai armada pendarat dan pengangkut logistik. KRI Teluk Lampung 540 hanya dibekali senjata pertahanan diri berupa kanon laras ganda kaliber 37 mm Model 1939, Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40 mm dengan kecepatan tembakan 120-160 rpm, jangkauan 10 Km untuk target permukaan terbatas dan target udara, kanon laras ganda kaliber 25mm, sensor, dan elektronis. KRI Teluk Lampung 540 juga dilengkapi radar MR-302/Strut Curve Air/Surface Search.

Operasi pergeseran pasukan dan material merupakan salah satu tugas dan fungsi Kolinlamil sebagai pembina kemampuan sistem Angkutan Laut Militer dengan menyelenggarakan pergeseran pasukan TNI dan Polri yang meliputi personel, peralatan, dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis strategis.

Selain itu operasi pergeseran pasukan ini merupakan salah satu tugas pokok yang diemban oleh Kolinlamil sebagai Kotama operasional TNI. Oleh karena itu, Komandan KRI beserta seluruh prajuritnya selalu mengedepankan faktor keamanan personel dan juga material, baik untuk KRI maupun pasukan yang diangkut.

Sementara itu, 131 personel pasukan marinir dari Pasmar 2 yang diangkut oleh kapal ini, pergi dalam rangka melaksanakan latihan Raksa Yudha 17 yaitu latihan pendaratan yang akan dilaksanakan di Pantai Kura-kura.

Selain latihan pendaratan, juga akan diselenggarakan rangkaian kegiatan lain seperti bakti sosial, lintas medan, malam hiburan, kirab kota, serta upacara peresmian Yon Marhanlan XII.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply