Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Pesona Wisata Bahari Pasir Indah


PEMUDA MARITIM – Desa Pasir terletak di Kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah. Desa ini dijuluki sebagai desa nelayan, karena sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Di desa ini terdapat banyak kapal, tidak hanya puluhan tetapi ada ratusan, karena di desa ini terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Saat musim tertentu, Desa Pasir dikenal sebagai daerah penghasil ubur-ubur yang olahannya telah diekspor ke mancanegara. Selain itu, di desa ini juga menawarkan pesona wisata bahari yang luar biasa indahnya. Berikut beberapa wisata yang ditawarkan oleh desa ini.


Pantai Pasir 

Pantai ini diapit oleh dua perbukitan yang membentuk sebuah teluk. Pantai ini telah di pasangi pemecah gelombang di bagian tengahnya. Pantai berpasir hitam ini juga merupakan muara dari Sungai Pasir. Di pantai ini juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang selalu ramai ketika para nelayan pulang membawa hasil tangkapan.


Pantai Lampon 

Pantai Lampon berada tidak jauh dari Pantai Pasir. Untuk dapat kesana kita memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk naik dan menuruni bukit. Pantai ini kecil, sunyi dan berpasir kecoklatan.


Goa Wora-Wiri 

Konon ceritanya, goa wora-wiri adalah goa yang dijadikan sebagai tempat berlindung sebuah kerajaan dari serangan penjajah. Goa ini tergolong goa purba dan sudah tidak aktif. Terbukti, karena didalam goa ini sudah tidak ada aktivitas pembentukan stalaktit dan stalakmit.


Goa Celeng 

Tak jauh dari Goa Wara-Wiri, terdapat goa kecil yang dinamakan Goa Celeng. Menurut penduduk sekitar, nama goa itu diambil dari nama hewan yang dulu sering bersembunyi di tempat itu ketika akan diburu oleh warga sekitar.


Tanjung Karang Pengantin 

Diperlukan tenaga eksta untuk bisa sampai ke tempat ini. Selain jalannya yang curam, jalan menuju tempat ini juga sangat sempit. Belum ada tangga untuk menuruni tempat ini. Kita harus berpegangan pada akar-akar pohon agar tidak jatuh. Disini, kita bisa melihat pemandangan dengan duduk di ayunan tradisional yang terbuat dari kayu dan diikat menggunakan tambang ke batang pohon yang dibuat oleh penduduk sekitar. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, karena ayunan tersenut menghadap langsung ke Samudera Hindia.


Air Terjun Grojogan 

Setelah sampai di Tanjung Karang Pengantin, kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah, salah satunya Air Terjun Grojogan yang berada di sisi paling barat dari Desa Pasir. Air terjun ini berada di celah-celah karst yang ada di bagian barat Tanjung Karang Pengantin. Untuk melepas dahaga. Setelah naik-turun bukit, kita bisa melepas dahaga dengan meminum air yang turun dari sini.

Itulah beberapa wisata bahari yang dapat di nikmati ketika mengunjungi desa pasir. Selain itu ada juga Pantai Surumanis. Karena keterbatasan waktu, jadi saya belum sempat mengunjungi tempat tersebut. Menurut cerita, Pantai Surumanis adalah pantai terekstrem yang ada di Kebumen, karena akses jalan yang masih sulit dan medan yang curam. Untuk bisa sampai lokasi ini, kita harus berjalan kaki kurang lebih 45 menit dar tempat penitipan motor.

Setelah berkunjung ke beberapa tempat yang ada di Desa Pasir, saya sempat menanyakan ke beberapa pengunjung mengenai kesan saat berkunjung ke wisata bahari Desa Pasir. Menurut Khasan Fauzi, salah seorang pelajar kelas XII SMAN 2 Kebumen, wisata bahari yang ada di Desa Pasir sangat indah, sepi, sunyi, dan cocok untuk menyegarkan pikiran setelah melakukan aktivitas di sekolah apalagi seperti dirinya yang memiliki jadwal padat karena sudah kelas XII. Tetapi, menurutnya, kesadaran pengunjung tentang kebersihan masih sangat kuran, karena masih banyak sampah yang berserakan. Selain itu, saya juga bertanya pada salah seorang pedagang yang ada di desa tersebut. Menurutnya, baru beberapa bulan yang lalu desa wisata ini di pugar, sehingga akses jalan menuju desa ini lebih mudah.

Saya sendiri memiliki kesan luar biasa terhadap Desa Pasir. Sekarang memang sangat berbeda dengan dulu, saat saya pertama kali berkunjung ke Desa Pasir. Sekarang akses ke Desa Pasir sudah lebih mudah dan sudah terkelola dengan baik. Selain itu, tiket masuk ke tempat ini juga tergolong murah, yaitu Rp 3000/orang dengan biaya parker motor sebesar Rp 2000. Itulah pengalaman saya ketika berkunjung ke Desa Pasir yang ada di Kabupaten Kebumen.



Sumber: superadventure.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply