Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Sinergi Penanganan Bencana Nasional, Basarnas Gandeng Pushidrosal


PEMUDA MARITIM – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) adakan kerjasama dalam pemanfaatan data hidrografi dan oseanografi dalam pencarian dan pertolongan bencana maupun kecelakaan di laut.

Kerjasama tersebut  ditandai dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro mewakili TNI AL dengan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Basarnas Marsekal Muda TNI Doddy Trisunu di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta.

Dalam sambutannya Kapushidrosal mengatakan bahwa Pushidrosal berkewajiban menyediakan  data dan informasi hidro-oseanografi untuk keselamatan pelayaran dengan melaksanakan survei dan pemetaan hidro-oseanografi. Selain mendukung keselamatan pelayaran,  data tersebut juga dapat dipergunakan dalam SAR di laut. Hal itu sudah dilakukan  Pushidrosal dalam pencarian pesawat Air Asia.

Lebih lanjut Kapushidrosal menyampaikan bahwa guna meningkatkan kemampuan personel dalam mitigasi bencana, Pushidrosal telah mengadakan Training in Hydrographic Survey for Disaster Management  and Relief yang diikuti peserta dari 12 negara beberapa waktu lalu. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan  hidrografi, mulai dari saat pengumpulan, pengolahan, dan analisa data yang dapat digunakan untuk mengelola dan meminimalkan korban akibat bencana alam serta guna menetapkan  rute alternatif untuk keselamatan navigasi bagi kapal-kapal yang berlayar di sekitar daerah bencana, serta  up dating data hidrografi yang merupakan hal yang sangat penting demi suksesnya misi bantuan kemanusiaan penganggulangan bencana.

Kapushidrosal berharap kerjasama antara Pushidrosal dan Basarnas  tersebut dapat mengoptimalkan kinerja dalam pencarian dan pertolongan bencana maupun kecelakaan di laut, karena penanggulangan bencana membutuhkan sinergitas antara kelembagaan pemerintah, dalam upaya pencegahan bencana maupun pasca bencana serta upaya tanggap darurat dalam memetakan daerah terdampak bencana dan pemetaan area akses maupun daerah bencana di laut.

Sementara itu Deputi Bidang Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Basarnas Marsekal Muda TNI Doddy Trisunu pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa penanganan bencana, utamanya di laut membutuhkan data dan info yang akurat yang didapat dari stake holder, termasuk Pushidrosal yang memiliki data dan informasi hidro-oseanografi yang akurat. Oleh sebab itu Basarnas menggandeng Pushidrosal dalam mitigasi bencana.

Menurutnya,  kegiatan SAR tidak dapat berdiri sendiri dan dilakukan oleh Basarnas saja. Dengan sinergitas beberapa instansi, penanganan SAR dapat berjalan dengan optimal, cepat dan efektif.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply