Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » IPC Gelar Anniversary IPC 25th Talk Show and Appreciation Night


PEMUDA MARITIM – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC memberikan penghargaan kepada Pekerja, Cabang, Anak Perusahaan dan IPC Customer Awards dalam acara puncak rangkaian kegiatan HUT IPC ke-25 bertema "Anniversary IPC 25th Talk Show and Appreciation Night" di Doubletree Hotel, Jakarta, Jumat (8/12).

Untuk kegiatan IPC Customer Awards merupakan kegiatan rutin tahunan IPC yang diberikan kepada para pengguna jasa. IPC Customer Awards tahun 2017 diberikan melalui empat kategori, yakni Shipping Line, Containerized Cargo Owner, Non-Containerized Cargo Owner, dan The Best Customer of The Subsidiaries and Affiliated Companies kepada total sebanyak 44 pemenang dari seluruh pelanggan IPC Group.

IPC juga menggelar Talk Show tema "Indonesia Maritime Outlook 2018" yang dimoderatori oleh Andini Effendi dengan menghadirkan speaker dari Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin; Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan perhubungan Cris Kuntadi; Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Ahmad Bambang; Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja, serta Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya sebagai tuan rumah.

Saat ini IPC terus berupaya menata dan memperbaharui fasilitas kepelabuhanan eksisting di seluruh aspek, mulai dari program Inaportnet, memperkenalkan konsep Integrated Chain Port, usaha menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai transhipment port, mengaplikasikan Non-Peti Kemas dan Peti Kemas Terminal Operating System (NPK dan PK TOS).

Mempermudah monitoring dan navigasi lalu lintas melalui sistem Vessel Traffic System (VTS), Marine Operating System (MOS), hingga peningkatan pelayanan transaksi keuangan melalui program Cash Management System (CMS).

Program tersebut tidak hanya mempermudah pengguna jasa dalam hal melakukan transaksi jasa dengan IPC, yang sebelumnya dilakukan secara manual/cash menjadi terintegrasi dengan system/cashless, seperti transaksi payroll, accounting for taxes, billing payments, bank reconciliation dan lain-lain.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply