Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Poros Maritim Jangan Jadi Kavlingisasi Pesisir


PEMUDA MARITIM – Pengamat sektor kelautan dan perikanan Abdul Halim menyatakan, perwujudan konsep poros maritim dunia jangan sampai menjadi "kavlingisasi" atau membagi-bagi lahan atau daerah di kawasan pesisir nusantara.

"Poros maritim dunia justru nampak sebagai kavlingisasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil," kata Abdul Halim di Jakarta, Kamis (28/12).

Menurut dia, hal tersebut terindikasi dari semakin banyaknya pengembang properti yang membangun di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil di berbagai daerah.

Ia juga mengeritik semakin maraknya investor wisata bahari baik dari dalam dan luar negeri, yang mengesampingkan atau tidak melibatkan berbagai elemen warga yang berada di daerah pesisir tersebut.

Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati menegaskan, Indonesia akan menjadi poros maritim dunia dengan menjaga sumber daya laut dan menciptakan kedaulatan pangan laut dengan menempatkan nelayan pada pilar utama.

Menurut Susan, evaluasi dari penerapan program terkait konsep poros maritim dunia masih jauh menjadikan nelayan sebagai pilar utamanya.

Dia berpendapat bahwa indikasi dari hal tersebut antara lain karena kehadiran negara dalam melindungi masyarakat pesisir masih belum dirasakan secara merata.

Ia juga berpendapat, absennya negara dalam memberi perlindungan masyarakat pesisir ditandai antara lain dengan maraknya pengusiran mereka dari ruang hidupnya.

Kemudian, lanjutnya, persoalan lainnya adalah maraknya pelanggaran HAM yang dialami pekerja perikanan serta kesulitan masyarakat pesisir untuk mendapatkan pengakuan atas tanah mereka.

Namun, ia juga mengemukakan kekecewaan karena berbagai kebijakan terlihat semakin memperlihatkan keberpihakannya kepada investasi domestik dan asing, seperti dengan proyek reklamasi.

Menurut dia, janji menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia harusnya dimulai dengan memperbaiki terlebih dahulu kehidupan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.



Sumber: akurat.co

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply