Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Tahun 2018, Target Throughput Petikemas IPC Sebesar 7,3 Juta TEUs


PEMUDA MARITIM – Kinerja operasional throughput petikemas PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC tahun 2018 ditargetkan naik menjadi 7,30 juta TEUs atau meningkat 5,5% dari tahun sebelumnya. Throughput non petikemas naik menjadi 73,95 juta Ton atau 29,6% dari tahun 2017. Untuk kunjungan kapal diharapkan naik 1,13% dan penumpang kapal tercapai 511,7 ribu orang.

Sedangkan terkait kinerja keuangan, pendapatan usaha IPC ditargetkan naik 17,6% dari tahun sebelumnya, laba usaha diharapkan naik sebesar 30,8% dari tahun 2017, EBITDA Margin ditargetkan tumbuh menjadi 37,04% dan BOPO bisa turun 1,6% dari tahun sebelumnya.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPC pada hari Senin tanggal 28-29 Januari 2018 di PMLI Bogor yang dihadiri anggota komisaris IPC yang baru, Agus H Purnomo (Dirjen Perhubungan Laut) serta Direksi IPC, Dewan Komisaris, Cabang Pelabuhan, Anak Perusahaan, Cucu Perusahaan dan Serikat Pekerja.

Menurut Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya, pada tahun 2017, in terms of kinerja keuangan dan operasional IPC Group telah mencapai diatas RKAP. Di tahun 2018, IPC memasuki tahap Establishment yang artinya Pemantapan.

"Saya minta IPC Group fokus terhadap 3 hal, Volume Growth, Profitability Growth dan Holding Establishment guna mencapai target perusahaan dan memberikan kontribusi nyata kepada Indonesia," jelasnya.

Rakernas IPC 2018 mengangkat tema “Corporate Establishment towards Digital Port” merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan korporasi sebagai upaya evaluasi terhadap kinerja ditahun 2017 dan memantapkan program kerja di tahun 2018 untuk seluruh cabang pelabuhan dan anak perusahaan dibawah tanggung jawab IPC dengan arahan dari jajaran Direksi.

Sejumlah arahan Dewan Komisaris IPC disampaikan kepada peserta Rakernas meliputi upaya-upaya yang harus dilakukan IPC di berbagai bidang dalam rangka percepatan investasi, peningkatan profitabilitas, pengerukan, pengembangan usaha, anak perusahaan, hedging atau rencana lindung nilai, teknologi informasi, manajemen risiko, SDM, PKBL, serta hukum dan tata kelola.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply