Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Cegah Potensi Kerugian Negara, EFQR Lanal Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster


PEMUDA MARITIM – Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi berhasil menggagalkan pengiriman 3.000 benih lobster dari Grajakan yang sedianya akan dikirim ke pengepul di daerah Jajag, Banyuwangi, Kamis (22/2).

Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Suhartaya menyatakan bahwa penggagalan pengiriman baby lobster tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat, bahwa ada kendaraan yang menggangkut baby lobster / benur di daerah Karetan menuju Jajag dengan menggunakan mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi P1217VV.

"Memang betul Tim EFQR Lanal Banyuwangi dibantu masyarakat telah berhasil menggagalkan pengiriman 3.000 benih lobster dari Grajakan, Banyuwangi. Besar kemungkinan benur tersebut akan di kirim ke kota besar, kemudian diekspor ke luar negeri," terangnya.

Setelah menerima informasi dari masyarakat tersebut, Tim EFQR Lanal Banyuwangi langsung bergerak cepat untuk mencari dan menemukan target karena informasi yang diperoleh sudah A1.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara Tim EFQR dengan pengemudi Toyota Kijang Innova tersebut dan hampir saja tim kehilangan jejak. Namun dengan kerja sama yang baik Tim EFQR dan Pos TNI AL (Posal) Pancer, akhirnya kendaraan berhasil dihentikan di kawasan PT. BSI Tumpang Pitu.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan muatan, kendaraan yang kemudikan Lukman Efendi ini,  didapati bahwa mobil tersebut memang betul membawa  Baby lobster/benur yang dimasukkan kedalam dua buah sterofoam yang dan dibungkus dengan plastik dan diperkirakan berisikan 3.000 ekor benur lobster.

Benur lobster dan pengemudi Innova dengan plat No P 1217 VV saat ini diamankan di Mako Lanal Banyuwangi guna menjelani proses pemeriksaan lebih lanjut.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply