Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Tak Ada Lagi SP Kembar di TPK Koja


PEMUDA MARITIM – Setelah hampir dua tahun lebih lamanya, Terminal Petikemas (TPK) Koja memiliki Serikat Pekerja (SP) kembar, masing-masing mengklaim sebagai organisasi pengayom pekerja KSO TPK Koja. Kemudian sampailah pada amanat musyawarah Serikat Pekerja tanggal 13 Februari 2018 yang menyepakati bergabungnya dua SP jadi satu.

Acara deklarasi peleburan Serikat Pekerja Bersatu (SPB) TPK Koja kedalam Serikat Pekerja TPK Koja berlangsung khidmat dan lancar pada hari Selasa tanggal 20 Maret 2018 di lantai 5 gedung TPK Koja, yang dihadiri Kasudinaker Jakarta Utara Dwi Untoro, DGM TPK Koja Nurjadin Surur, serta puluhan pekerja.

“Saya mengapresiasi mengacungi dua jempol atas penggabungan dua SP di TPK Koja dengan tujuan soliditasi kekompakan dalam rangka menghadapi perjuangan yang lebih solid, kuat dan tak terkalahkan,” jelas Kasudinaker dalam kata sambutannya pada acara deklarasi peleburan SP TPK Koja.

Ketua SPB TPK Koja, Farudi menjelaskan, bahwa penggabungan merupakan bukti komitmen pekerja untuk berjuang bersama dalam satu bendera serikat pekerja. Selain menghadapi ketatnya persaingan usaha terminal petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, juga untuk soliditas dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja.

Sedangkan Ketua SPTPK Koja, Joko Supriyanto menambahkan, penggabungan tersebut menunjukkan komitmen semua unsur pekerja di TPK Koja untuk bersama-sama memajukan perusahaan. “Kami berharap soliditas pekerja akan semakin kuat dengan hanya satu bendera serikat pekerja yakni SPTPK Koja,” pungkasnya.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply