Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » » » » » » Ketua APMI JATENG; 4 Tahun Tol Laut di Gaungkan, Masih Multi Tafsir



PEMUDA MARITIM – Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) Provinsi Jawa Tengah menggelar kembali Kegiatan rutinnya yakni "Maritime Talk",  kali ini mengangkat topik mengenai Tol Laut. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan PERHIMATEKMI dan Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, berlangsung di Auditorium FPIK UNDIP. Semarang (31/03)

Hadir 7 narasumber yang mewakili peranan masing-masing dalam pelaksanaan program Tol Laut yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi sejak 2014 lalu. Karnanya, Maritime Talk maret mengangkat topik " Tol Laut; Progres dan Pengaruhnya Terhadap Kedaulatan Maritim Indonesia ".

Kehadiran Mohammad Iqbal Mirza (Pelindo 3) dan Harry Boediarto (Pelni) menjadi keterwakilan pemerintah pusat dalam bidang layanan jasa transportasi laut, serta Untung Sirinanto (Perhubungan Jawa Tengah) sebagai keterwakilan pemerintah daerah Jawa Tengah. Sedang dari pelaku usaha, Suyono (DPP INSA) dan Tjahjono Roesdianto (IPERINDO), serta Siswanto Rusdi (Namarin) dan Makbul Mohammad (Marin Nusantara) senagai keterwakilan dari pemerhati/peneliti yang konsen terhadap maritim terkhusus transportasi laut.



Ketua APMI Jawa Tengah, Hendra Wiguna, menyampaikan, Hingga saat ini "Tol Laut" masih multi tafsir di masyarakat bahkan masih ditemukan dikalangan akademisi sendiri. Karnanya, dengan digelarnya kegiatan Maritim Talk yang mengangkat Tol Laut yang bertempat di UNDIP ini, harapannya menjadi sarana penyelarasan pemahaman mengenai Tol Laut.

"Ketika berbicara Maritim, tentu UNDIP di unggulan baik secara kekayaan intelektual maupun geografis dimana memiliki fakultas atau jurusan yang lengkap sebagai daya dukung Maritim serta ditunjang dengan dekatnya UNDIP dengan laut serta aktivitas maritim." jelas Hendra

Lanjut Hendra, Tol Laut merupakan program pemerintah yang sudah digaungkan sejak awal masa kampanye ini, sampai saat ini masih minim perhatian dari akademisi. Sehingga, dalam keberjalanannya pemerintah minim kontrol.

"Poros Maritim di gaungkan, namun fungsi dari laut sendiri tidak sedikit yang dihilangkan dengan masihnya menerapkan konsep pembangunan darat di laut. Tentu seharusnya tidak demikian, laut tetaplah laut yang harus difungsikan sebagaimana mestinya." tandas Hendra



Sumber: Humas APMI JATENG

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply