Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Reach Stacker Terbakar, Operasional Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar


PEMUDA MARITIM – Kebakaran alat berat Reach Stacker Linde milik vendor PT Multi Terminal Indonesia (MTI) di lapangan Halal Logistic dan Cold Storage Pelabuhan Tanjung Priok pada hari Sabtu (24/3) pukul 11.45 WIB, tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan serius yang dialami satu unit container milik Meratus.

Pemadaman dilakukan oleh DAMKAR IPC dan Jakarta Utara, selama kurang lebih 30 menit. Pada pukul 12.35 WIB, api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses sterilisasi lokasi dengan mengamankan alat yang terbakar serta digantikan dengan alat baru, kegiatan operasional pun kembali berjalan normal sekitar pukul 13.30 WIB.

Menurut Kahumas PT Pelabuhan Indonesia II / IPC, Sofyan Gumelar, penyebab terjadinya kebakaran yaitu adanya kebocoran tangki oli pada bawah kabin depan Alat Berat Reach Stacker yang disewa oleh Cabang Unit Pengusahaan Alat (UPA) PT MTI pada saat melakukan pelayanan petikemas empty berukuran 40 feet.

Api muncul dari sisi bawah dekat kabin depan operator kemudian menyambar roda depan dan api membesar ke bagian kabin operator. Operator crane, Yosep Nugraha dari PT Wiryo Crane Perkasa (Vendor) segera keluar dan mengusahakan pertolongan.

Tim Operasional & Security HLC PT MTI segera melakukan aksi pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta menghubungi tim Pemadam Kebakaran. Hadir sebanyak dua unit mobil Pemadam Kebakaran IPC dan tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Jakarta Utara.

Sofyan Gumelar menegaskan, bahwa kejadian tersebut tidak mengganggu pelayanan di terminal-terminal yang berada di bawah Pelabuhan Tanjung Priok yaitu JICT, TPK Koja, MTI dan NPCT1. Secara keseluruhan pelayanan dan kegiatan operasional di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan lancar.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply