Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Iperindo Diminta Ikut Libatkan Mahasiswa dan Pemuda Bidang Maritim


PEMUDA MARITIM – Organisasi Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Bangunan Lepas Pantai (IPERINDO) perlu memiliki sosok pemimpin yang memiliki visi nasionalis dalam pergerakan masa depan organisasi bidang perkapalan dan offshore tersebut, hal ini bukan didasari tanpa alasan.

“Kondisi Iperindo masih terfokus terhadap orientasi binis dan mengesampingkan aset-aset yang juga bernilai. Salah satunya adalah keterlibatan organisasi pemuda dalam hal pemberdayaan SDM berkualitas,” jelas M. Arif Rachman Ketua umum PERHIMATEKMI kepada Maritimnews, Kamis (3/5).

Menurut Arif, banyak dari mahasiswa dan pemuda khusus dari organisasi mahasiswa perkapalan yang memiliki ide-ide serta gagasan dalam dunia kemaritiman dan perkapalan. Baik dari riset keilmuan, ide bisnis maupun inovasi kemaritiman di bidang perkapalan.

Namun perekrutan pemuda bidang maritim belum dimaksimalkan, banyak dari gagasan dan riset yang pada akhirnya tidak terpakai dan menjadi tumpukan buku riset ilmiah bahkan tidak pernah untuk dicoba pengaplikasiannya secara langsung dalam dunia industri perkapalan.

“Harapan kami, Iperindo dapat menjembatani para pemuda untuk bekerjasama secara langsung, sehingga bukan mustahil Indonesia akan mampu mewujudkan visi Poros Maritim, karena dari segi aktualisasi di lapangan Iperindo memiliki peranan besar dalam mengurusi segala hal yang berkaitan langsung dengan bisnis perkapalan dan offshore,” terangnya.

Selain dengan cara menjembatani penyerapan ide serta inovasi antara Iperindo dan organiasasi kepemudaan maritim dan mahasiswa, kedepannya Iperindo dapat bekerjasama secara langsung mengadakan banyak pelatihan-pelatihan soft skill maupun hard skill bagi calon SDM nya melalui perguruan tinggi dan organiasasi mahasiswa di bidang perkapalan.

“Agar nantinya perusahaan-perusahaan galangan kapal di Indonesia tidak perlu susah payah mengadakan hiring karyawan secara rekruitmen lagi atau bahkan kekurangan SDM yang terlatih,” pungkasnya.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply