Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Revisi PM Nomor 11 Tahun 2016 Jadi Target ISAA


PEMUDA MARITIM – Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) menggelar Rakernas ISAA 2018 bertema “Pemberdayan Perusahaan Keagenan Kapal Indonesia Menjadi World Class Ship Agent” pada hari Senin tanggal 7 Mei 2018 di Ballroom Hotel Harris Kelapa Gading Jakarta.

Rakernas ISAA dibuka oleh Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut diwakili Kasubdit Angkutan Laut Khusus, Marlent Manurung yang didampingi Ketua Umum ISAA, Juswandi Kristanto.

Marlent menegaskan, bahwa kedepan pentingnya ISAA meningkatkan kemampuan sumber daya manusia perusahaan keagenan kapal, antara lain agar menguasai pengetahuan teknis perkapalan.

“Seluruh anggota ISAA harus menguasai shipping management. Keberadaan sertifikat shipping management menjadi penting bagi sumber daya manusia perusahaan untuk profesionalisme dan kemajuan perusahaan keagenan kapal,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum ISAA, Juswandi Kristanto menjelaskan, dari jumlah pemilik sertifikat keagenan kapal di Kementerian Perhubungan sebanyak 115 perusahaan namun yang tercatat sebagai anggota ISAA hanya sekitar 50 % saja.

“Menjadi keharusan bagi anggota ISAA untuk profesional agar dapat menjadi world class ship agent, tentunya dalam rangka ikut menjaga kelancaran arus lalu lintas kapal dan barang di pelabuhan,” pungkasnya.

Revisi on progress

Salah satu agenda rapat Rakernas ISAA 2018 adalah menyusun usulan draf final revisi Peraturan Menteri (PM) nomor 11 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Keagenan Kapal.

“Revisi PM 11 tahun 2016 on progress, kami akan merevisi terkait kemudahan perizinan usaha keagenan kapal, bukan teknis,” ungkap Marlent Manurung usai acara Rakernas ISAA 2018 kepada Maritimnews, Senin (7/5).

Seperti diketahui sesuai PM 11 tahun 2016 pada BAB II Penyelengaraan Keagenan Kapal, Bagian Kesatu, Kegiatan Keagenan Kapal Pasal 4 menyebutkan, bahwa Pelaksana kegiatan keagenan kapal dilakukan oleh perusahaan nasional keagenan kapal atau perusahaan angkutan laut nasional.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply