Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Sebagian Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Cilacap Diekspor


PEMUDA MARITIM – Saat ini minat masyarakat Kabupaten Cilacap untuk mengolah ataupun mengkonsumsi ikan dirasa masih kurang. Hal tersebut dilihat dari para nelayan yang memilih menjual hasil tangkapanya ke luar daerah.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap Sarjono mengatakan, banyaknya hasil tangkapan yang dijual di luar kota karena tingginya permintaan. Sementara untuk Cilacap sendiri masih kurang peminat.

“Saya kira kalau untuk nelayan semua mengkonsumsi ikan, cuma kalau yang bukan berprofesi nelayan diharapkan beralih. Karena mengkonsumsi ikan sangat baik dan bisa meningkatkan perekonomian juga di Cilacap,” ujarnya.

Sementara itu industri perikanan di Cilacap yang memanfaatkan hasil tangkapan nelayan juga dirasa masih kurang.

“Dari industri paling sebagian misal Ikan layur dibawa ke Jakarta kemudian di ekspor, tetap masih keluar daerah,” katanya.

Selain itu dipengaruhi juga tingginya harga penawaran jika dijual diluar daerah dan jumlah permintaan tinggi, sehingga nelayan tidak repot untuk mencari pangsa pasar.

“Kalau kita jual diluar penawaran lebih tinggi, terus kapasitasnya juga banyak karena buat pabrik. Kalau lokal satu orang cukup 1 atau 2 kilogram. Karena kapasitas penangkapanya 2 sampai 10 ton kan kita harus cari pasar lagi,” ujarnya.

Salah seorang nelayan Harjo mengatakan, dari hasil tangkapan masih banyak yang diekspor. Selain permintaan, harga ikan yang diekspor juga lebih menjanjikan.

“Banyak yang di ekspor, dari total pendapatan lebih dari setengahnya bahkan mencapai 60 persen,” katanya.



Sumber: Maritim News

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply