Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Dari APMI Jawa Timur, untuk Poros Maritim Dunia


PEMUDA MARITIM –  Gagasan ‘Poros Maritim Dunia’ yang telah dikumandangkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di awal pemerintahannya menunjukkan bahwa orientasi pembangunan nasional akan berfokus pada bidang kemaritiman. Jawa Timur sebagai salah satu provinsi yang memiliki sumber daya kelautan yang besar dan pembangunan kemaritiman yang terus berkembang dari tahun ke tahun akan membutuhkan bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk kebutuhan untuk sumber daya manusia yang mampu berperan dalam terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia. Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) yang hadir sejak tahun 2013 telah merangkul masyarakat khususnya para pemuda yang memiliki keilmuan dan ketertarikan di bidang kemaritiman untuk bersama membangun maritim negeri dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan gagasan ‘Poros Maritim Dunia.’

APMI Komisariat Daerah Jawa Timur yang terbentuk pada tanggal 21 Maret 2018 sesuai SK dari Pengurus Pusat APMI nomor 011/SK-1B/016/APMI/III/2018 diketuai oleh Eko Husaini dari program sarjana Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Madi, S.T. sebagai Wakil Ketua yang merupakan mahasiswa program magister Teknik dan Manajemen Energi Laut di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Anis Nur Laily sebagai Sekretaris yang sedang menempuh program sarjana Ilmu Kelautan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, serta Khoirul Umam yang sedang menyelesaikan program sarjana di Ilmu Kelautan UTM sebagai Bendahara. Tujuan didirikannya APMI Komda Jawa Timur ini adalah untuk mengembangkan potensi daerah, teknologi kemaritiman, dan pengelolaan pulau-pulau kecil serta pelayanan sosial masyarakat pesisir berbasis pemberdayaan dan pengembangan pemuda.

Wilayah Provinsi Jawa Timur memiliki panjang pantai sekitar 2.128 km dan di sepanjang pantainya dapat dijumpai beragam sumberdaya alam dari hutan mangrove, padang lamun, terumbu karang, Migas, energi terbarukan, sumber daya mineral hingga pantai berpasir putih yang layak untuk dikembangkan menjadi obyek wisata. Tidak hanya sumber daya alam, Provinsi Jawa Timur juga memiliki kebudayaan yang unik di daerah pesisir, salah satunya kegiatan Labuh Laut di Pantai Prigi, Trenggalek. Potensi sumber daya alam dan budaya yang ada di pesisir dan laut Jawa Timur bila dikelola dengan perencanaan yang baik sangat berpotensi untuk mendukung program pembangunan yang berkelanjutan.

Eko mengatakan, “APMI Komda Jawa Timur akan fokus untuk mengembangkan 6 potensi dengan 6 bidang organisasi. Potensi yang dikembangkan antara lain pulau-pulau kecil, terumbu karang, wisata mangrove, perikanan, budaya pesisir, dan energi laut terbarukan.  Potensi-potensi ini akan dikembangkan melalui 6 bidang organisasi yaitu Bidang Kajian dan Data Maritim, Bidang Pelayanan Sosial Masyarakat Pesisir, Bidang Riset dan Teknologi Kemaritiman, Bidang Kewirausahaan Maritim Pemuda, Bidang Pengembangan Pariwisata, serta Bidang Komunikasi dan Informasi”. “Sesuai dengan potensinya, bidang-bidang ini akan membantu memecahkan masalah-masalah yang ada di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Jawa Timur dengan sentuhan teknologi kemaritiman yang berkelanjutan,” tutup Madi.


Sumber: Humas APMI Jatim

«
Next
This is the most recent post.
»
Previous
Posting Lama

1 komentar: